ï»ż3 Kerja sama publik-swasta, organisasi ini menggabungkan partisipasi dua sektor. Mereka terlibat dalam sejumlah penyediaan barang dan jasa penting seperti infrastruktur. D. Kelebihan dan Kekurangan Sektor Publik Dalam ekonomi campuran, sektor swasta dan publik sama-sama berkontribusi terhadap alokasi sumber daya.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. PENULIS Alfian HidayatMAHASISWA UNIVERSITAS PAMULANG PRODI MANAJEMENSISTEM EKONOMI TERBUKAEkonomi terbuka adalah jenis perekonomian yang berinteraksi dengan dunia luar melalui perdagangan internasional, pergerakan modal, transfer informasi dan pengetahuan teknis, dan migrasi tenaga kerja. Perekonomian terbuka adalah perekonomian yang melibatkan diri dalam perdagangan internasional ekspor dan impor barang dan jasa serta modal dengan negara-negara sistem ekonomi yang terbuka, terdapat kemungkinan dari produsen untuk melakukan kegiatan ekspor barang dan produk dagangan dengan tujuan pasar-pasar di negara lain atau sebaliknya melakukan kegiatan impor atas bahan mentah dan bahan penolong serta mesin atau barang jadi dari luar negara. *Sirkulasi Aliran Pendapatan Perekonomian TerbukaDalam perekonomian terbuka, sektor ekonomi dibedakan kepada empat golongan,yaitu rumah tangga, perusahaan, pemerintah, dan luar negeri. Menjalankan perdagangan internasional merupakan kegiatan yang lazim dilakukan oleh berbagai negara. Kegiatan ekspor dan impor merupakan bagian yang penting dalam kegiatan setiap perekonomian. Walau bagaimanapun, secara relatif, kepentingannya berbeda dari satu negara ke negara lain. *Multiplier Dalam Perekonomian TerbukaSecara definisi multiplier adalah "rasio diantara pertambahan pendapatan nasional dengan pertambahan pengeluaran agregat". Walau bagaimanapun multiplier dalam ekonomi 4 sektor adalah lebih kecil daripada multiplier dalam ekonomi dua sektor dan tiga sektor oleh karena wujudnya satu bocoran baru dalam perekonomian, yaitu impor, yang dinilainya dipengaruhi oleh pendapatan nasional.*Keuntungan dari sistem ekonomi terbuka sebagai berikut1Memperluas pasar produk barang dan jasa perusahaan dalam tingkat pengangguran masyarakat suatu negara karena semakin terbukanya lowongan pekerjaan bagi masyarakat atas perluasan usaha dalam negeri, maupun kesempatan memperoleh pekerjaan dari luar dari negara tertentu memiliki banyak pilihan atas barang dan jasa untuk aktivitas impor barang atau jasa dari banyak negara memungkinkan keuntungan negara memiliki kesempatan untuk menyimpan uangnya sebagai tabungan atau pun investasi di luar negara memperoleh kesempatan untuk mendapatkan dana dari luar negeri berupa investasi atau pun pinjaman dari negara lain dan atau lembaga keuangan dunia seperti World Bank dan IMF.*Kelemahan perekonomian terbuka 1. Terjadinya tingkat persaingan yang tinggi di dalam perdagangan. Baik berupa harga,kualitas dan mutu barang sehingga hanya barang yang bermutu kompetitif Yang laku di Mengeluarkan barang barang yang dapat bersaing di luar negeri yang sama baik mutu dan harga nya sesuai yang diperdagangkan di dalam rasa produk yang di hasilkan masyarakat sangat penting peranannya untuk ekspor suatu negara Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya 1 Dikuasai Penuh oleh Negara. Semua Kelebihan dan kekurangan BUMN Persero maupun Perum memang menjadi tanggungan negara. Hal ini karena pemerintah menguasai penuh semua kegiatan BUMN. Mulai dari kegiatan pengerjaan, pengontrolan, hingga pengawasan semua dilakukan oleh pemerintah.
86% found this document useful 7 votes5K views19 pagesOriginal TitlePEREKONOMIAN 2 SEKTORCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?86% found this document useful 7 votes5K views19 pagesPerekonomian 2 SektorOriginal TitlePEREKONOMIAN 2 SEKTORJump to Page You are on page 1of 19 You're Reading a Free Preview Pages 7 to 17 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Kelebihandan Kekurangan Sistem Ekonomi Pasar. Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi pasar untuk didiskusikan. 1. Menyediakan masyarakat dengan barang atau jasa yang tepat pada waktu yang tepat. Karena persaingan bekerja dengan penawaran dan permintaan dalam ekonomi pasar, bisnis dan perorangan menerima akses ke barang
Mahasiswa/Alumni Universitas Pamulang14 Desember 2021 0332Hallo Muhammad, berikut penjelasan untuk pertanyaan diatas ya Circular flow diagram merupakan konsep kegiatan ekonomi berupa perputaran arus antara barang, jasa, dan uang dalam bentuk peredaran lingkaran. 1. Perekonomian Dua Sektor Perekonomian dua sektor merupakan model perkonomian paling sederhana, karena pelaku hanya terdiri dari dua pelaku, yaitu rumah tangga produsen dan rumah tangga konsumen. Model perkonomian ini juga dikatakan sebagai perekonomian tertutup, sebab belum terjadi hubungan internasional dengan negara lain. Pelaku ekonomi pertama, yaitu rumah tangga konsumen berperan menyediakan faktor produksi tenaga kerja, tenaga, modal, dan entrepreneur di pasar faktor produksi kepada produsen. Sementara, pelaku ekonomi kedua, yaitu rumah tangga produsen berperan mengkombinasikan berbagai faktor produksi yang ditawarkan oleh rumah tangga konsumen untuk memproduksi barang dan jasa. 2. Perekonomian Tiga Sektor Selain sektor rumah tangga konsumen dan produsen, di sini mulai diperkenalkan sektor pemerintah. Jalinan antara rumah tangga konsumen dengan pemerintah terdiri atas dua saluran. Pertama, dalam bentuk pembayaran pajak kepada pemerintah, sedangkan yang kedua aliran faktor produksi yang digunakan oleh pemerintah. Perlu diingat bahwa rumah tangga konsumen yang menyediakan faktor produksi akan menawarkan sebagian faktor produksi yang dimilikinya untuk digunakan produsen dan sebagian lagi untuk pemerintah. Sementara itu, dua saluran yang mengalir dari pemerintah kepada rumah tangga konsumen adalah pembayaran atas penggunaan faktor produksi oleh pemerintah. Selain itu, ada pula pembayaran transfer oleh pemerintah kepada rumah tangga konsumen. Transfer ini dapat berupa subsidi, pembayaran pensiun, dan sebagainya. 3. Perekonomian Empat Sektor Perekonomian empat sektor merupakan model perekonomian terbuka. Pada model ini, ada tambahan satu sektor lagi, yaitu sektor luar negeri. Oleh karena itu, dalam model ini, sudah dikenal hubungan internasional berupa kegiatan ekspor dan impor. Dewasa ini, peran perdagangan luar negeri semakin penting. Transaksi ekonomi antara satu negara dengan negara lain bukan hanya meliputi barang dan jasa, melainkan berupa suku bunga, modal, dan deviden. Semua transaksi ini melibatkan, baik aliran dana masuk ke negara tersebut, maupun yang mengalir ke luar negeri. Semoga bisa dipahami ya
mempunyaikelemahan dan kelebihan tersediri. Tujuan yang dimiliki oleh masing- (full utilization), b) perekonomian terdiri dari dua sektor-sektor rumah tangga dan sektor perusahaan, c) besanya tabungan pertumbuhan ekonomi ebagai landasan dala kemajuan perekonomian nya. b. Kelebihan dan kekurangan dari setiap teori-teori ekonomi mampu

Daftar isiPengertian Perekonomian TertutupJenis Perekonomian TertutupPenyebab Perekonomian TertutupKelebihan Perekonomian TertutupKekurangan Perekonomian TertutupContoh Negara-Negara dengan Perekonomian TertutupPengertian Perekonomian TertutupEkonomi tertutup merupakan sistem ekonomi yang memiliki hubungan terbatas dengan pihak luar negeri. Hampir seluruh negara-negara di dunia memiliki hubungan internasional antar negara dalam berbagai masih dapat dijumpai beberapa negara menerapkan sistem ekonomi tertutup meskipun tidak tertutup secara total karena hanya sektor-sektor tertentu yang dibatasi oleh negara yang menerapkan sistem ekonomi tertutup juga dapat dipahami sebagai suatu sistem yang tidak melibatkan pihak manapun selain produsen dan konsumen. Kegiatan ekonomi yang berlaku hanya terdapat dua pelaku masyarakat luar negeri tidak dilibatkan dalam sistem ekonomi tertutup. Cara sistem ekonomi ini dalam menumbuhkan ekonomi biasanya mengandalkan konsumsi rumah tangga, investasi bisnis, dna pengeluaran tentang ekonomi tertutup tidak seluas cakupan ekonomi terbuka. Hal tersebut disebabkan pada sistem ini hanya berfokus dalam ruang lingkup suatu negara yang meliputi aspek pendapatan, konsumsi, produksi, dan peran pemerintah dalam suatu dua jenis perekonomian tertutup berikut Ekonomi dua sektorEkonomi dua sektor atau dapat disebut juga dengan sistem ekonomi sederhana. Kegiatan ekonomi tertutup hanya dikendalikan secara langsung melalui dua sektor yakni rumah tangga konsumsi dan rumah tangga produksi, tidak sama sekali ada keterlibatan dari pihak diluar dua sektor hubungan ekonomi dua sektor terdapat empat arus yang dibedakan menjadi dua arus uang dan dua arus uang pertama, berupa bunga, sewa, upah, dan lain uang kedua, berupa pembelian barang hasil produksi yang dijual kepada barang pertama, berupa arus faktor barang kedua, berupa hasil produksi yang dijual kepada ekonomi tertutup terdapat persamaan yang dapat ditulis secara matematis berdasarkan pertimangan dari dua sektor tersebut, sebagai = C + S dan S = IKeteranganY PendapatanC KonsumsiS TabunganI InvestasiDari persamaan tersebut maka dapat menentukan besaran konsumsi dan tabungan berdasarkan besaran pendapatan. Ketika pendapatan meningkat maka akan meningkat pula besaran konsumsi dan tabungan. Maka dari itu besaran konsumsi dapat dituliskan persamaan, sebagai = a + bYKeteranganC Konsumsia Jumlah konsumsi yang harus dikeluarkan pada saat pendapatan nolb Tambahan konsumsi ketika memiliki besaran pendapatan tertentu atau Marginal Propensity to Consume MPCY PendapatanSelanjutnya cara menghitung MPC. MPC adalah turunan dari fungsi C terhadap Y atau dihitung dengan,C/Y = MPCC merupakan selisih jumlah konsumsi saat ini dengan jumlah konsumsi sebelumnya. C1-C0Y merupakan selisih jumlah pendapatan saat ini dengan pendapatan sebelumya. Y1-Y02. Ekonomi tiga sektorDalam ekonomi tiga sektor terdapat peran pemerintah dalam menjalankan kegiatan ekonomi. Peran pemerintah dalam hal ini berada diantara rumah tangga konsumsi dan produksi. Hubungan pemerintah dengan rumah tangga produksi dengan berupa hubungan untuk membayar pajak atas usaha yang dijalankan dan memenuhi segala birokrasi yang ada. Sedangkan, hubungan rumah tangga konsumsi dengan pemerintah berupa hubungan untuk membayar kewajiban atas faktor produksi dan pendapatan. Kewajiban tersebut dapat berupa pajak baik langsung maupun tidak tiga sektor dapat digambarkan secara matematis melalui persamaan = C + I + GKeteranganY PendapatanI InvestasiG Government atau pemerintahPada saat pendapatan nasional meningkat maka peran pemerintah, investasi, dan konsumsi juga meningkat. Dalam memprediksi peningkatan pendapatan nasional dapat diketahui dari dominasi peran investasi, konsumsi, ataupun peran pemerintah yang diterapkan di setiap pemerintah menjadi sektor yang paling banyak pengaruhnya dalam peningkatan pendapatan nasional. Hal ini disebabkan bahwa satu kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dapat menimbulkan dampak multiplier kepada beberapa sektor di suatu Perekonomian TertutupFaktor utama penyebab terjadinya perekonomian tertutup adalah untuk memenuhi segala kebutuhan melalui produksi dalam negeri. Negara yang menerapkan sistem ekonomi tertutup dapat tumbuh namun tidak secepat negara dengan sistem ekonomi terbuka. Negara yang menerapkan perekonomian tertutup mendorong perekonomian lokal untuk terus tumbuh dengan mengandalkan konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, dan investasi Perekonomian TertutupBerikut beberapa kelebihan dari perekonomian ada persaingan antara produk dalam negeri dengan produk luar suatu negara menciptakan ekonomi yang lebih mandiri dengan cara menggerakkan perekonomian dalam negeri untuk memenuhi segala kebutuhan dari sumber daya dari risiko nilai tukar dan permasalahan ekonomi global. Perekonomian tertutup tidak memiliki keterkaitan dengan permasalahan perdagangan internasional dan arus modal sehingga tidak berdampak pada resesi ataupun krisis keuangan Perekonomian TertutupBerikut beberapa kekurangan dari perekonomian sumber daya dalam negeri dapat berdampak pada pertumbuhan perekonomian dan membatasi perkembangan kebutuhan ekonomi hanya berasal dari produksi dalam negeri sehingga variasi produk lebih yang menerapkan sistem perekonomian tertutup akan dikecualikan dari hubungan internasional sebab hubungan tersebut ada untuk kepentingan antar negara yang Negara-Negara dengan Perekonomian TertutupBerikut negara-negara dengan perekonomian tertutup berdasarkan Indeks EFW 2008 *Peringkat/SkorAlgeria 132/5,00Angola 139/3,89Burundi 134/4,91 Guinea-Bissau 135/4,82 Myanmar 140/3,81 Republik Afrika Tengah 136/4,77 Republik Demokratik Kongo 133/4,93 Republik Kongo 137/4,75 Venezuela 138/4,33 Zimbabwe 141/3,57

Kelebihandan Kekurangan Sektor Pertanian, Jasa dan Industri, Pembangunan tanpa Perubahan Struktur Ekonomi, Pembangungan yang hanya mengejar Pertumbuhan tidak menghiraukan Kelestarian Lingkungan. Kelebihan dan Kekurangan Sektor Pertanian, Industri dan Jasa Sektor Pertanian Kelebihan : a. Meningkatkan Ketahanan Tanaman Terhadap Serangan OPT

La croissance Ă©conomique est une augmentation du niveau de production potentielle de l’économie au cours d’une pĂ©riode donnĂ©e. Cela peut ĂȘtre dĂ©montrer par un dĂ©placement vers la droite de la frontiĂšre de possibilitĂ© de production Voir graphique N°1 ci-dessous ce qui modifiera Ă©galement l’offre global Ă  long terme. La croissance Ă©conomique Ă©tĂ© un facteur principale pour la transformation de certains pays tels que le BrĂ©sil, la Chine, la Russie etc.. InconvĂ©nients de la croissance Ă©conomique InflationProblĂšmes environnementauxExemple de graphiqueLes avantages de la croissance Ă©conomiqueDes revenus plus Ă©levĂ©sBaisse du taux de chĂŽmageDiminution des emprunts du gouvernementAmĂ©lioration des services publicsInvestissementL’accroissement des recherches et dĂ©veloppementsAmĂ©lioration de niveau de viePourquoi la croissance Ă©conomique est importante?Articles relatifs Comme la croissance Ă©conomique prĂ©sente des avantage elle provoque ainsi un nombre important des inconvĂ©nients. Dans cette partie de notre article on va vous citer ces inconvĂ©nients Inflation Le principale inconvĂ©nient de la croissance Ă©conomique est l’effet de l’inflation. La croissance Ă©conomique entraĂźne une augmentation de la demande globale. Si la demande globale augmente plus vite que l’offre globale, il y aura un excĂšs de demande mais pĂ©nurie d’offre dans l’économie. Les producteurs auront donc tendance d’augmenter les prix, cette situation est appelĂ©e “Inflation”. Lorsque la demande globale continu Ă  augmenter alors que l’économie est en plein potentiel de production, une surchauffe se produira, cela conduira alors Ă  une inflation Ă©levĂ©e avec une augmentation faible ou nulle de production. ProblĂšmes environnementaux La croissance Ă©conomique cause beaucoup de problĂšmes environnementaux. Au cours de la croissance Ă©conomique les usines fonctionnent plus de temps pour augmenter le rendement de la production, ce qui augmente l’émission de carbone, qui est responsable de la pollution atmosphĂ©rique. La croissance Ă©conomique signifie qu’un grand nombre de matiĂšres premiĂšres sont nĂ©cessaires pour fabriquer plus de biens et de services, ce qui peut accĂ©lĂ©rer l’épuisement des ressources non renouvelables Sloman, 2001. Dans un pays en croissance Ă©conomique, une grande quantitĂ© de de dĂ©chets sera gĂ©nĂ©rĂ©e Ă  cause de la consommation Ă©levĂ©e et des nombreuses forets seront dĂ©truit pour construire des usines afin d’accroĂźtre la production. Cette action Ă  provoquer Ă©galement le changement climatique. Globalement, La croissance Ă©conomique peut ĂȘtre un bon phĂ©nomĂšne car elle conduit Ă  un faible taux de chĂŽmage et une rĂ©duction de la pauvretĂ©. Lorsque un pays connait une croissance Ă©conomique, le revenu national augmente, ce qui augmente les investissements dans la technologie qui permettent de rĂ©soudre les problĂšmes environnementaux et de produire des matĂ©riaux alternatifs destinĂ©s Ă  remplacer les ressources non renouvelables. Exemple de graphique Les avantages de la croissance Ă©conomique La croissance Ă©conomique prĂ©sente un nombre des avantage sur les individus ainsi que sur les pays, dans cette partie on va vous nommer quelques bienfait la croissance Ă©conomique Des revenus plus Ă©levĂ©s Cela permet aux individus d’avoir un revenus plus Ă©levĂ© qui rĂ©sulte plus de consommation de biens et service ainsi que l’amĂ©lioration de leurs niveau de vie. au cours du XXe siĂšcle, la croissance Ă©conomique a contribuer Ă  rĂ©duire le niveau de pauvretĂ© et Ă  permet d’augmenter de l’espĂ©rance de vie. Baisse du taux de chĂŽmage Avec une production Ă©levĂ©e et une croissance Ă©conomique positive, les entreprises ont la capacitĂ© d’employer plus de mains d’oeuvre, ce qui rĂ©sulte la crĂ©ation des emplois. En prenant l’exemple du Royaume-Unis, le chĂŽmage augmente pendant la pĂ©riode de rĂ©cession et diminue pendant la pĂ©riode de croissance Ă©conomique. Diminution des emprunts du gouvernement La croissance Ă©conomique gĂ©nĂšre des recettes fiscales plus Ă©levĂ© et il n’est pas trop nĂ©cessaire de dĂ©penser de l’argent pour des prestations comme les allocations du chĂŽmage. Par consĂ©quent, la croissance Ă©conomique contribue Ă  rĂ©duire les emprunts du gouvernement. Aussi, la croissance Ă©conomique joue un rĂŽle important dans la rĂ©duction des ratios des dettes du PIB. AmĂ©lioration des services publics Avec l’augmentation des recettes fiscales, le gouvernement peut pourra percevoir des impĂŽts, cela est bĂ©nĂ©fique car elle a le pouvoir de dĂ©penser plus sur les services publics tel que les investissement dans l’infrastructure, la santĂ©, l’éducation etc. Tout ces investissement dans les services public peut gĂ©nĂ©rer une amĂ©lioration des performances Ă©conomique Ă  long terme. Investissement La croissance Ă©conomique encourage les entreprises Ă  investir afin de rĂ©pondre Ă  la demande potentiel. On dit qu’un investissement plus Ă©levĂ© augmente les possibilitĂ©s d’une future croissance Ă©conomique. L’accroissement des recherches et dĂ©veloppements Une forte croissance Ă©conomique peut entraĂźner une rentabilitĂ© accrue pour le entreprises, ce qui permet une augmentation des dĂ©penses en recherches et dĂ©veloppements. En outre, une croissance Ă©conomique soutenue augmente la confiance des entreprises et les encourage Ă  prendre des risques et Ă  innover. AmĂ©lioration de niveau de vie L’avantage de la croissance Ă©conomique est que le niveau de vie des gens s’amĂ©liora. La croissance Ă©conomique peut rĂ©duire la pauvretĂ© car elle peut augmenter les revenus des gens et cela leur permet d’obtenir des biens essentiels pour vivre. Si les gens ont des revenus Ă©levĂ©s, ils peuvent consommer plus de produits de luxe et stimuler la demande globale. Cela encourage les entreprises Ă  produire davantage, ce qui augmentera alors le niveau de production potentiel dans l’économie. Lorsque le revenu et la production augmentent, les recettes fiscales augmenteront Ă©galement sans augmentation des taux d’imposition. Pourquoi la croissance Ă©conomique est importante? Lorsque une croissance Ă©conomique est plus rapide que le produit intĂ©rieur brut PIB, elle Ă©largit la taille globale de l’économie et renforce les conditions budgĂ©taire. La croissance partagĂ© dans le PIB/habitant, augmente le niveau de vie matĂ©riel d’une population. Mais le PIB n’est pas considĂ©rĂ© comme un mesure du bien-ĂȘtre Ă©conomique. Une croissance Ă©conomique plus rapide, amĂ©liore les perspective budgĂ©taire. Selon le Bureau de la gestion et du budget, ils constatent qu’une augmentation de de croissance Ă©conomique annuel rĂ©duit les dĂ©ficits d’environ $300 Milliard pendant 10 ans, c’est gĂ©nĂ©ralement grĂące Ă  une augmentation des revenus. Il existe deux sources de croissance Ă©conomique croissance de la taille de la main d’oeuvre et la croissance de la productivitĂ© production par heure de travaillĂ©e de cette main d’oeuvre. Cela peut augmentĂ© la taille global de l’économie, mais seulement une forte croissance de la productivitĂ© peut augmenter le PIB/habitant. La croissance de la productivitĂ© permet aux gens d’avoir un niveau de vie Ă©levĂ©. Conclusion On vous prĂ©sente un article gratuit a propos de les inconvĂ©nients de la croissance Ă©conomique. Si vous avez des questions priĂšre de les posĂ©s dans un commentaire.

Selainitu dengan multi sektor analisis dapat mengetahui adanya daya saing dan resiko pada suatu industri di suatu kawasan atau suatu wilayah dimasa yang akan datang. Multi sektor analisis untuk menentukan suatu kelebihan dan kelemahan pada suatu sektor dapat diketahui dengan analisa swot, teori matriks dengan analisa ini dibedakan serta akan mendapatkan bobot nilai yang telah ditentukan
Pengertian Perekonomian Dua SektorPerekonomian dua sektor adalah perekonomian yang terdiri atas interaksi dua pelaku ekonomi yaitu sektor rumah tangga dan perusahaan. Perekonomian dua sektor ini dipandang sebagai aktivitas ekonomi yang paling sederhana. Perekonomian dua sektor diasumsikan tidak ada keterlibatan sektor pemerintah dan luar negeri dalam kegiatan ekonomi. Interaksi pelaku ekonomi dalam perekonomian dua sektor hanya dari sektor perusahaan dan rumah tangga. Pembahasan interaksi pelaku ekonomi dalam perekonomian dua sektor dapat dibedakan dalam 2 corak kegiatan ekonomi yaitu melihat interaksi pelaku ekonomi dua sektor dalam kondisi perekonomian subsistem, dan melihat interaksi pelaku ekonomi dua sektor dalam kondisi perekonomian modern. Kedua perbedaan kondisi perekonomian ini, membawa sedikit perbedaan interaksi dalam perekonomian 2 sektor Interaksi Perekonomian Dua SektorKegiatan ekonomi dua sektor memiliki beberapa alur interaksi dalam menjalankan perekonomiannya di antaranya,1. Arus faktor produksi. Rumah tangga menjual faktor produksi berupa lahan, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan kepada perusahaan. penjualan faktor produksi tersebut bertujuan agar rumah tangga memperoleh pendapatan atau Arus uang-pendapatan. Rumah tangga konsumen akan mendapat imbalan atas penjualan faktor produksi kepada perusahaan. Balas jasa tersebut berupa sewa untuk lahan, upah atau gaji untuk tenaga kerja, bunga untuk modal, dan laba untuk Arus uang-belanja. Peran yang dilakukan oleh rumah tangga dalam arus uang-belanja dengan menggunakan pendapatan untuk membeli barang dan jasa yang dihasilkan oleh rumah tangga Arus barang dan jasa. Dalam alur arus barang dan jasa ini maka peran dari rumah tangga produsen adalah dengan menyerahkan barang dan jasa yang dibeli oleh rumah tangga Perekonomian Dua SektorHubungan pelaku ekonomi dua sektor dalam perekonomian subsistenHubungan pelaku ekonomi dua sektor dalam perekonomian dianggap model interaksi perekonomian paling sederhana. Dalam perekonomian 2 sektor sendiri terdapat bentuk yang dianggap paling sederhana di antara interaksi 2 pelaku ekonomi tersebut. Corak kegiatan ekonomi tersebut disebut sebagai subsisten. Pada hubungan pelaku ekonomi dua sektor, corak kegiatan ekonomi subsisten dilakukan dengan cara barter. Corak perekonomian subsisten menggunakan metode perdagangan dengan barter pertukaran barang. Barter berarti perdagangan bersifat terbatas dan tidak menggunakan uang sebagai alat 2 sektor dengan corak subsisten memiliki karakteristik sederhana. Penerimaan yang rumah tangga peroleh hanya dipergunakan untuk konsumsi saja. Tidak ada aktivitas menabung dalam rumah tangga. Begitu pula dengan pula perusahaan tidak memiliki aktivitas penanaman modal. Dengan demikian, keseluruhan nilai dari apa yang dihasilkan oleh perusahaan akan sama dengan keseluruhan pengeluaran rumah keseluruhan produksi oleh perusahaan akan sama dengan nilai keseluruhan konsumsi rumah tangga. Produksi yang dilakukan oleh perusahaan akan menggunakan faktor produksi yang disediakan oleh sektor rumah tangga. Dengan faktor produksi ini perusahaan dapat menghasilkan output barang atau jasa. Karena sektor rumah tangga telah mau memberikan faktor produksinya kepada perusahaan sehingga berhak mendapatkan balas jasa. Perusahaan akan memberikan balas jasa berupa gaji/upah, bunga, sewa, dan keuntungan. Balas jasa dari perusahaan ini menjadi pendapatan bagi rumah tangga. Pendapatan ini semuanya dipergunakan untuk konsumsi hasil produksi perusahaan. Siklus aliran pendapatan pada perekonomian 2 sektor dengan corak subsisten akan berlangsung demikian. Bila produksi dari perusahaan mengalami kenaikan, maka konsumsi rumah tangga juga akan meningkat. Produksi meningkat akan menyebabkan pendapatan yang diterima rumah tangga akan meningkat juga. Karena faktor produksi yang digunakan untuk meningkatkan produksi berasal dari sektor rumah tangga. Kenaikan pendapatan rumah tangga ini akan sama besar dengan kenaikan produksi. Karena sektor rumah tangga tidak melakukan penabungan, maka konsumsi rumah tangga akan meningkat sesuai kenaikan pendapatan. Dan itu semua dipergunakan untuk konsumsi hasil produksi. Sehingga jumlah yang diproduksi perusahaan akan sama dengan jumlah konsumsi rumah tangga. Interaksi pelaku ekonomi dua sektor pada perekonomian modernSektor rumah tangga berperan sebagai penyedia faktor produksi. Faktor produksi ini diperlukan oleh sektor perusahaan untuk menghasilkan barang atau jasa. Faktor produksi yang dapat disediakan oleh rumah tangga dapat berupa tenaga kerja, modal atau pinjaman dana, penyedia persewaan baik gedung, dan lain-lain dan kewirausahaan. Sebagai balas jasa atas penyediaan faktor produksi tersebut, sektor perusahaan harus “membayar” pada sektor rumah tangga seperti dalam bentuk gaji/upah, sewa, bunga dan jenis faktor produksi memiliki balas jasa tertentu pula. Misalnya rumah tangga menyediakan faktor produksi berupa tenaga kerja maka balas jasa yang diberikan oleh perusahaan yaitu berupa gaji. Apabila rumah tangga sebagai pemilik tanah atau gedung yang disewakan pada perusahaan maka bayaran dari perusahaan yaitu berupa uang sewa. Bila perusahaan menggunakan modal yang berasal dari pinjaman, maka rumah tangga sebagai pemilik dana akan diberikan bunga oleh perusahaan. Sedangkan profit/keuntungan/deviden diberikan kepada rumah tangga pemilik perusahaan karena berani mengambil risiko untuk berbisnis kewirausahaan.Pembayaran yang dilakukan sektor perusahaan kepada rumah tangga akan menjadi pendapatan bagi sektor rumah tangga. Pendapatan yang diterima rumah tangga akan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhannya konsumsi. Perilaku rumah tangga konsumen untuk memenuhi kebutuhannya dilandasi oleh kebutuhan untuk mencapai kepuasan utilitas.Perilaku rumah tangga sebagai konsumen akan mengonsumsi membeli barang atau jasa yang dihasilkan perusahaan. Uang yang digunakan oleh rumah tangga untuk konsumsi akhirnya akan mengalir pada sektor perusahaan. Hal tersebut menjadi pendapatan bagi tangga tidak menggunakan semua pendapatannya untuk konsumsi. Ada sebagian yang dipergunakan untuk menabung. Tabungan milik rumah tangga akan disimpan pada lembaga keuangan seperti bank. Bank selanjutnya menyalurkan dana tersebut kepada perusahaan dalam bentuk pinjaman. Dari peristiwa tersebut sektor rumah tangga mendapatkan pendapatan berupa bunga tabungan/deposito. Sedangkan pihak perusahaan harus membayar bunga pinjaman. Itulah alasan mengapa salah satu pendapatan yang dimiliki oleh rumah tangga adalah berupa bunga. Sehingga pendapatan yang dimiliki oleh rumah tangga salah satunya dipergunakan juga untuk menabung. Hal ini yang membedakan dari perekonomian 2 sektor dengan corak subsisten. Pada perekonomian 2 sektor modern, pendapatan dapat dipergunakan untuk menabung juga. Uang dipergunakan sebagai alat tukar/pembayaran. Serta ada lembaga keuangan untuk menabung uang. Karena ada lembaga keuangan bank, sehingga perusahaan juga dapat meminjam dana dari bank sebagai modal analisis ekonomi lebih jauh akan lebih banyak menggunakan konsep dari perekonomian 2 sektor dengan corak kegiatan ekonomi modern. Termasuk dalam pembahasan keseimbangan perekonomian 2 sektor akan berlandaskan pada perilaku pelaku ekonomi dengan corak kegiatan modern. Adapun kegiatan ekonomi dengan corak subsisten dalam tulisan ini hanya sebagai tambahan pembelajaran saja. . 415 210 387 479 490 124 35 472

kelebihan dan kekurangan perekonomian dua sektor